Hidup Itu Bagaikan Sepotong Roti

Illustrasi by wallpapermine


Setelah saya dapat Majalah Nurul Hayat, Bacaan Hikmah Keluarga. Majalah islami yang sangat inspiratif yang mempunyai artikel atau materi-materi keagamaan yang dikemas dengan bahasa yang santai, ringan dan mudah dimengerti tanpa mengurangi dasar-dasar keislamannya dengan berdasarkan Qur`an dan Hadits pastinya

Pasti tanya, Beli dimana.? Harganya berapa.? Ada diskonan nggak.? dan pertanyaan-pertanyaan berbau kepo lainnya. Sepertinya saya nggak perlu jelasin panjang lebar pada postingan kali ini, dari pada ntar nyeleweng kemana-kemana nih tulisan. Langsung aja cek di www.nurulhayat.org. Insyallah lengkap.

Ketika saya sedang membaca, saya menemukan satu artikel yang saaaaanngaatt bagus, penggugah dan sangat inspiratif sehingga saya bersemangat untuk menulis ulang artikel ini untuk saya bagikan pada kalian semua. Karena menurut saya tulisan yang tidak dituliskan siapa penulisnya ini sangat menginspirasi saya dalam menjalani kehidupan yang keras ini. Kita tidak perlu resah dan gelisah ketika kita ditempa berbagai macam cobaan dan ujian hidup, sebab itu merupakan suatu proses yang akan menghasilkan kalian individu yang lebih matang. Lebih lanjutnya, simak tulisan dibawah ini. Ambil hikmahnya dan resapilah.

****

Hidup itu seperti sepotong roti. Berawal dari bagian-bagian tak berarti jika hanya berdiri sendiri. Terigu, telur, mentega, gula, ragi dan lainnya. Tapi ketika semua itu disatukan dan diproses, menjadi kudapan bernilai tinggi.

Tantangan pertama yang dihadapi dalam kehidupan roti adalah perlakuan “kasar”. Diaduk, diputar, diremas, dibanting, diuleni terus menerus. Anehnya, perlakuan ini ternyata tidak membuatnya menjadi rusak, tapi membuatnya malah semakin menyatu. Perlakuan kasar ini malah membuatnya menjadi lembut dan kalis.

Setelah menyatu, adonan dibiarkan atau bahkan kadang ditutup dengan kain basah, sampai roti mengembang. Seperti itulah mereka yang berhasil melewati fase penyatuan, berkembang menjadi lebih besar. Individu yang menyatu dalam tim akan ikut berkembang dengan timnya. Sedangkan individu yang tetap sendiri, tak dapat penambahan nilai selain dirinya sendiri. Tak bisa kita pungkiri, ada sebagian diantara kita gagal berkembang, mungkin karena gagal dalam tahap penyatuan yang penuh tekanan itu.

Tantangan tak berhenti sampai disitu. Cobaan berikutnya dalam kehidupan roti adalah dipotong-potong sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Dicabik, dipotong, digiling lagi. Tapi hal ini pun tidak membuatnya rusak. Ternyata proses inilah yang menjadikan tiap individu roti mulai mendapatkan identitasnya. Apakah sebagai long john, roti kasur, roti buaya, kadet, donat atau yang lainnya.

Puncak tantangan pada roti adalah diproses berikutnya yaitu dipanggang atau digoreng. Tempaan dengan panas yang luar biasa ini membuat roti semakin matang dan berkembang. Warnanya pun berubah menjadi lebih menarik, tidak lagi pucat.

Hanya yang berhasil melalui semua proses ini, mulai dari diputar, dibanting, didiamkan bahkan ditutup, dipotong, dicabik, dan digiling. Lalu pada akhirnya ditempa dengan panas yang tinggi. Akan berkembang dengan sempurna dan matang, lalu kemudian dihias dengan cantik.

[Pesan Moral yang bisa kita ambil dari analogi sepotong roti]

Maka jika sedang merasa diacak-acak hidup ini, diputar-putar kepala ini, campur aduk rasanya tak karuan, dibanting berkali-kali, mungkin itu tandanya kita sedang  berproses menjadi lebih lembut namun kuat dan matang. 
Jika sedang merasa pengap, ditutup dengan kain basah, ditinggal begitu saja. Berbahagialah, itu tandanya kita sedang mengembangkan diri seperti adonan roti tadi.
Jika sedang dipotong, dicabik dan digilas. Nikmati saja, karena itu artinya kita sedang diberi identitas, pembentuk karakter, menjadi lebih unik dan mempunyai perbedaan dengan yang lain.
Dan jika ada tempaan panas dan tekanan yang luar biasa. Bersabarlah sedikit lagi, karena inilah proses pematangan dan pengembangan diri untuk menjadi sempurna. Hanya yang berhasil lolos dari ujian ini yang pada akhirnya dihias dengan amat cantik. 

Sumber : Majalah Nurul Hayat

Rahasia Sukses Dalam Buku The Courage to Succeed

Setelah menuntaskan buku “The Courage To Succeed” – jadikan hidup sebagai mahakarya tulisan Ruben Gonzalez, Atlet Olimpiade 3 kali Seluncur Es ini memberi pengaruh dan hawa positif dalam membakar semangat untuk para pemenang yang sedang berjuang meraih impiannya. Bukan hanya pemenang, bagi mereka calon pemenang yang hendak bertindak dalam mewujudkan mimpinya juga dapat menghilangkan ketakutan dalam memulai atau bertindak melakukan sesuatu dalam mewujudkan mimpinya itu. Buku ini didalamnya juga terdapat gambar atau ilustrasi sehingga dijamin tidak bosan dan juga disertai dengan kata motivasi dan kisah-kisah inspiratif  dari orang-orang hebat.
Kisah ruben ini membuat pembaca merasa ingin terus mencari tahu apa saja perjuangan Ruben hingga menjadi pemenang, dan apa yang dilakukan Ruben. Bahasa yang ringan memudahkan pembaca lebih bisa mengerti maksud dan pesan yang disampaikan Ruben pada pembacanya, kisahnya sangat menarik dan mampu merubah mindset anda dalam kehidupan dan mampu membakar semangat anda untuk sukses dan mampu mengubah hidup anda, dengan catatan anda menerapkan apa-apa saja pesan yang ada dalam buku itu. Jika anda hanya membacanya saja, tanpa adanya tindakan nyata, maka anda hanya mendapatkan pengetahuan saja tanpa bisa merubah hidup anda.
“apa arti kata-kata motivasi, nasehat, petunjuk,  jika semua itu tidak dibarengi dengan tindakan nyata.”Itu salah satu kalimat positif dari buku Ruben Gonzalez.
Intermeso saya cukup sampai sini dulu ya, langsung saja saya ingin bagikan 6 Rahasia Sukses Ruben Gonzalez sepanjang hidupnya yang ada dalam bukunya “The Courage To Succeed” – Jadikan Hidup Sebagai Mahakarya.

  1. Anda tak akan pernah meraih sesuatu yang luar biasa dalam hidup, sampai anda mulai percaya bahwa sesuatu didalam diri anda lebih besar dari pada situasi yang sedang mengungkung anda.
  2. Anda bisa menjadi luar biasa dengan membuat keputusan untuk mengejar impian anda dan dengan menolak untuk menyerah ditengah jalan.
  3. Setiap kesuksesan yang anda miliki atau yang bakal anda miliki adalah hasil dari keberanian anda untuk bertindak dan keberanian untuk terus bertahan.
  4. Kesuksesan itu tak berurusan dengan berapa banyak bakat yang anda miliki. Kesuksesan tergantung pada apa yang anda lakukan, dengan bakat yang anda miliki.
  5. Orang sukses meyukai pertempuran, tantangan, dan perjalanannya. Itu tak lain adalah mengetahui bahwa anda melakukan yang terbaik yang dapat anda lakukan untuk menjadi diri anda yang terbaik.
  6. Bila anda melakukan apa saja yang harus anda lakukan, sepanjang waktu yang memang diperlukan. Kesuksesan hanya tinggal menunggu waktu.

Itu adalah rahasia sukses Ruben Gonzalez dalam bukunya, masih banyak lagi kata-kata motivasi, tidak hanya dari Ruben Gonzalez tetapi dari para tokoh hebat dunia lainnya. Tunggu postingan saya selanjutnya tentang kata-kata motivasi lainnya lebih lengkap lagi dalam bukunya “The Courage To Succeed” – Jadikan Hidup Sebagai Mahakarya.

Adib Hilman


Antara Usaha Menuju Sukses dan Usaha Hanya Sekedar Bertahan Hidup

Judul yang amat sangat memilukan. Hidup ini memang didesain sedemikian mungkin untuk bisa meraih impian-impian menuju sukses merupakan tujuan mutlak anda sekalian. Hidup ini adalah jembatan penghubung kemana kita ingin pergi (Kesuksesan/Impian anda), apabila kita tidak mempunyai tujuan dalam hidup, hidup ini terasa seperti hambar dan biasa saja tetapi jika kita menginginkan tantangan, ketika tiba tantangan itu, lalu anda banyak beralasan, mengeluh, malas yang mungkin anda membuat alasan kuat terhadap itu. Kita penentu kesuksesan kita, bukan orang lain. Hanya kita dan tindakan kita yang akan mewujudkan semua impian anda. Sukses adalah bicara soal gairah, komitmen,  perjuangan, tidak ada kata menyerah atau mundur atau bahkan lari dari kenyataan, kemudian sukses. Kita harus bersedia berjuang untuk meraih impian kita, kita juga harus bertindak melakukan apa yang memang harus dilakukan, sampai waktu yang memang diperlukan untuk kemudian kita bisa mencicipi kesuksesan (dalam hal apapun).

Banyak calon pemenang di dunia ini yang masih berjuang untuk meraih kesuksesan atau impiannya, tapi banyak juga yang memilih untuk menyerah dan berhenti di tengah jalan. Itu sangat disayangkan, mereka akan menyesalinya nanti. Hidup ini memang didesain dengan menciptakan tujuan hidup yang harus anda buat dan anda raih, jika anda memilih untuk berhenti atau menghapus mimpi anda ditengah jalan, alangkah menyesalnya anda nanti, tak ada makna dalam hidup anda. Jika mungkin anda termasuk golongan yang mampu meraih mimpi itu dengan penuh perjuangan yang diwujudkan dengan tindakan yang harus mereka lakukan sampai waktu yang memang dibutuhkan. Wujudkan.! Ada juga termasuk dari golongan anda yang mempunyai mimpi yang ingin dia raih tapi mereka harus bersusah-susah payah terlebih dahulu untuk “mensukseskan kehidupannya” terlebih dahulu sebelum anda berkomitmen dalam meraih mimpi.

Maksud mensukseskan kehidupan disini adalah mensukseskan terlebih dahulu masalah – masalah kehidupan, seperti misalnya masalah kemampuan mensejahterakan diri dan keluarga. Kita hidup di dunia ini juga ada yang mampu dan ada juga yang tidak, faktor ini sangat mempaengaruhi menurut dan dengan pengalaman saya. Ketika anda termasuk golongan yang mampu, beruntunglah anda, mimpi anda tinggal selangkah lagi, tapi ketika yang tidak, “sukseskan kehidupanmu” dulu sebelum mengejar dan meraih cita-cita atau imipian mu berikutnya. “Raih kesuksesan-kesuksesan kecil dalam kehidupanmu sebelum meraih kesuksesan-kesuksesan besar dalam impianmu”.

Semua berhak meraih bermimpi dan meuwjudkannya | Miskin / Tidak mampu bukan penghalang mutlak mimpi anda


Gimana kalau misalnya anak seorang tak mampu memiliki cita-cita atau impian yang ingin ia raih, ia berusaha keras, ia juga bertindak tapi apa daya tidak bisa mendapatkan sarana dan prasana untuk menunjang tindakannya karena status sosialnya itu, apa dunia sekejam itu menutup pintu impian pada seorang pemimpi yang ingin menjadikan itu nyata.? Semua itu ada cara dan jalan keluarnya. Maka dari itu jangan berkecil hati, teruslah berjuang  “sukseskan dahulu kehidupanmu”, setelah sukses lanjutkan membuka buku impianmu yang selama itu tertutup dan berdebu.

Allah menghargai orang-orang yang mempunyai komitmen. Lakukan.! Keajaiban akan mengelilingi anda. Semua berproses, Allah menilai ketika kita mulai bertindak menyeleseikan sesuatu dan tidak mudah mengeluh dan menyerah. Semua orang BERHAK sukses, tak memandang apapun itu.

Sukses memiliki arti yang sangat luas. Menurut saya pribadi sukses adalah output atau hasil dari sebuah kerja keras, komitmen,  perjuangan, pantang menyerah, betindak, bertindak, bertindak, dan bertindak. Sebesar apapun impian anda tanpa disertai dengan tindakan itu adalah omong kosong. Jika anda berhasil mendapatkan sesuatu, keinginan, atau impian anda melalu proses yang saya sebutkan diatas, anda sudah bisa dikatakan orang sukses. Tetapi jika anda meraih sesuatu dengan instan tanpa adanya keringat dalam usaha, saya ragu mengatakan orang itu adalah orang yang sukses. Setelah saya membaca buku inspiratif dari kisah Ruben Gonzalez, dia merubah jalan pikiran saya, dia mengatakan “Lakukan saja, walau ketakutan menghantuimu, ketakutan itu akan hilang dengan sendirinya.” Ketakutan bagaikan tirai asap, lakukan saja, maka ketakutan akan hilang dengan sendirinya. Kita bisa mengambil pelajaran dari kalimat itu. Jangan kita takut dengan apapun yang terjadi di dunia ini, itu hanya perasaan negatif dalam diri anda yang akan menarik anda kebawah bukan atas. Lawan ketakuan itu dengan tegar dan berani menghadapinya dengan tetap melakukan tindakan-tindakan meskipun anda sendiri takut, tapi percayalah, jaring penyelamat akan segera datang.

Bicara soal usaha untuk meraih kesuksesan dan usaha sekedar bertahan hidup. Dalam hal itu, semua perlu tindakan dan komitmen. Mengerahkan segala macam usaha dan perjuangan. Ini tidak ada yang salah. Itu semua adalah perjalanan menuju sukses mereka. Seperti yang saya katakan tadi, sukses memiliki arti yang luas. Sebenarnya, semua orang di dunia ini berpotensi sukses dalam bidang dan kehidupannya masing-masing. Kita bisa mendefinisakan sukses itu luas sekali asal memiliki kriteria sukses, yaitu bergairah dan berkomitmen tuk meraih hasil, berani, bertindak, bertindak, bertindak, pantang menyerah, melakukan banyak sesuatu yang harus dilakukan untuk sukses sampai batas waktu yang memang diperlukan, maka hasil kahir atau outputnya adalah kesuksesan. Keberuntungan dan keajaiban akan mengelilingi mereka yang mempunyai komitmen kuat dalam meraih kesuksesannya (apapun itu).

Hadapi, jalani setiap jalan kehidupan yang anda lalui, lakukan dan ciptakan kesuksesan anda sedikit demi sedikit sampai anda saatnya mengalihkan semuanya untuk membuat komitmen dengan diri anda sendiri untuk meraih dan mewujudkan impian besar anda. Tidak ada masalah dengan judul diatas, raih setiap kesuksesan kecil untuk meraih kesuksesan yang lebih besar, hadapi apa yang perlu dihadapi dihadapan kalian sebelum kalian menghadapi beberapa tingkatan hidup selanjutnya sampai pada puncak ketinggian yang sebenarnya, anda akan merasakan sukses yang sebenarnya. Jalani hidup ini dengan penuh perjuangan dan usaha maka keajaiban dan keberuntungan akan mengelilingi anda. Sukses itu luas artinya. Jadilah yang tebaik dalam setiap kehidupan, tunjukkan dan buktikan pada dunia bahwa anda adalah pemenang dalam segala macam kompetisi kehidupan.

Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya yang masih berjuang memperbaiki dan “mensukseskan kehidupan” saya terlebih dahulu sebelum membuat komitmen dan mulai bersungguh-sungguh meraih impian saya meskipun saya saat ini telah melakukan tindakan nyata tuk meraih impian saya tapi disisi lain saya tengah berjuang “mensukseskan kehidupan” saya dahulu. Saya kemudian disadarkan dan dibakar gairah saya dengan buku inspiratif Ruben Gonzalez “The Courage to Succeed – Jadikan hidup sebagai mahakarya”. Buku itu mampu merubah mindset saya dalam berfikir tentang kehidupan dan mampu memberi inspirasi tiada batas. Buku itu sangat rekomen banget.

Dengan itu saya menjadi tidak bingung dan galau mengenai “antara usaha menuju kesuksesan dan usaha untuk sekerdar bertahan hidup”. Saya penentu arah hidup saya, saya adalah kemudi kemana saya akan pergi dan bagaimana saya sukses, saya punya tujuan, penentu kesuksesan adalah diri kita sendiri, BUKAN orang lain. Karena saya juga yakin, Allah melihat dari proses, jika prosesnya dia percaya, gigih dan mempunyai gairah atau komitmen tinggi tuk bisa meraihnya maka outputnya adalah manisnya kesuksesan. Sesungguhnya Allah juga menghargai komitmen. Tugas kita sebagai seorang pemenang hanya memberi yang terbaik sekuat tenaga dan usaha kita. Jalani walau berat, hadapi walau takut, percayalah, keburuntungan, keajaiban, dan penyelamat akan menaungi anda, Amiinn.

Antara usaha menuju sukses dan usaha hanya sekedar bertahan hidup merupakan proses, dan dalam proses itu ada keberanian, kerja keras, tindakan, dan lain lain yang semua itu adalah salah satu prinsip-prinsip sukses. Seperti yang katakan sebelumnya “Raih kesuksesan-kesuksesan kecil sebelum meraih kesuksesan besar dan impian anda”. Anda adalah pemenang.! Percayalah.!




Labil

Remaja identik dengan sifat inkonsisten dalam sifat dan suasana hati, atau biasa juga disebut “labil” pada era sekarang ini. Hal itu tak bisa lepas dari kaum remaja saat ini, tak bisa dipungkiri, urutan perkembangan manusia mengalami masa tambahan dalam pertumbuhan yakni bayi, balita, anak-anak, remaja, sebelum beranjak dewasa disinilah masa tambahan itu, 4l4y / alay atau anak layangan banyak orang menyebutnya, setelah lulus dari masa itu barulah dewasa, kemudian orang tua.
Pada masa alay ini, remaja pada umumnya telah memasuki masa puber atau keingin tahuan yang tinggi terhadap sesuatu yang baru, gampang ikut-ikutan (latah), tidak konsisten dalam hidup, rentan galau, moody dan masih banyak gejala-gejala masa muda ini. Semua pasti dan jelas pernah mengalami masa-masa ini.

Labil, ya labil. Kelabilan ini cukup sering melanda remaja saat ini. Labil adalah ketidak konsistenan diri atau tidak punyanya pendirian tetap, hal ini sangat mudah sekali terpengaruh oleh orang atau yang lain-lain. Sehingga kita dibingungkan dengan apa kata orang ketimbang percaya dengan apa yang hendak kita lakukan. Salah satu contoh sederhananya, ketika kamu hendak membeli smartphone dan sudah mempunyai badget yg cukup kemudian kamu mencari referensi di internet dengan banyak pilihan yang pada akhirnya kamu menjatuhkan pilihan yang pas dengan badget dan memiliki spesifikasi yang pas. Tetapi ketika ada orang lain mengatakan barang atau handphone yang hendak kamu beli dibilang jelek dan cepat rusak padahal belum tentu orang itu benar, mendengar hal itu kamu pasti akan goyah terhadap pilihanmu sendiri dan lebih memikirkan kata atau pendapat orang lain yang belum tentu kebenarannya. Kita tidak akan bisa melangkah jika kita terus mendengar apa yang orang lain katakan tentang kamu, percayalah dengan diri sendiri dan laksanakan lalu buktikan. Jangan berada di tengah-tengah keraguan karena itu akan menghambat. Itulah kelabilan.

Masa remaja yang hendak memasuki dewasa, dia perlu mencari jati diri untuk bisa dewasa dalam hal apapun, dan jati diri itu bisa didapatkan dengan tanpa lelah melewati masa-masa alay-mu dengan menjadikannya suatu pelajaran dalam setiap kejadian yang kamu alami. Pada masa ini, para remaja sudah mulai merancang dan merencanakan perjalanannnya dalam mencapai impian/cita-cita/kesuksesan. Dalam hal ini kamu mencoba belajar dari pengalamn dan kesalahan-kesalahan yang ada untuk menjadi lebih baik.

Ketika kamu mencoba memperbaiki diri karena sebelumnya kamu tahu kesalahan apa dan bagaimana cara mengatasinya. Menjadi lebih baik dan lebih baik lagi menjadi pilihan mutlak, ketika kamu berjalan dalam kebenaran dan sedikit saja disentil dengan beberapa problem sehingga membuat kamu stress, tren positif itu kian luntur karena stress itu. Kamu akan merasa lemah dan inkonsisten dari kebenaran itu.

Apakah ini suatu kewajaran.? Jawabannya adalah diri kita sendiri.
Iya, semua tergantung kamu sendiri, kamu pasti sering dengar sepatah pepatah ini “Musuh terbesar diri adalah diri sendiri”. Jadi kita bicara bagaimana kita menyikapi dan melawan diri sendiri dalam arti yang positif. Semua berawal dari diri sendiri, apa arti nasehat dan motivasi super dari para tokoh-tokoh hebat kalo kita sendiri hanya membacanya saja tanpa ada tindakan nyata, niat, dan kemauan yang besar sedikitpun.

Jadilah pemuda yang kuat dan berprinsip, bentuk prinsipmu mulai sekarang karena itu adalah patokan hidupmu. Ingat kau hidup tidak sendiri, jalin hubungan baik dengan sesama manusia dalam bentuk realita dalam bersosialisi dan yang paling penting interaksi vertikal dengan sang pencipta skenario kehidupan ini, Allah SWT. Kelabilan itu wajar dan tidak salah, yang salah adalah ketika kamu terlalu lama terselubung dalam jerat kemalasan, sedikit kemauan dan tindakan. Jangan pikirkan hasil akhir, yang penting adalah proses karena tuhan lebih melihat proses/atau cara kalian, apabila proses/cara kalian benar, bicara soal hasil, itu akan mengikuti dengan sendirinya.

Inspirasi tulisan ini adalah pengalaman pribadi saya sebagai jiwa muda pencari jati diri yang terkadang masih labil, dengan tulisan ini saya mengajak para teman-teman sesama pemuda untuk menjadikan sifat labil kita ini sebagai batu loncatan untuk bisa menjadi lebih dewasa dan lebih baik lagi kedepannya dengan menjadikan kelabilan ini menjadi pengalaman dan pembelajaran hidup untuk kedepannya.

By :Adib Hillman

Terima Kasih


Calon Penulis "Kesiangan"

Ternyata masih ada calon penulis kesiangan. Dia yang hanya berbekal dengan hayalan menjadi seorang penulis tapi tak ada aksi nyata sama sekali. Ternyata NATO (Not Action, Talk Only), Tong Kosong Nyaring Bunyinya masih banyak berkeliaran pada sosok anak muda sekarang. Dia hanya bermimpi menjadi penulis hebat dan sukses, padahal dia tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai mimpi itu, tapi apa daya dia tidak berbuat apa-apa, anehnya dia sadar betul akan hal itu.

Apa susahnya sih jadi seorang penulis.? Apa tinggal nulis aja.? Apa bisa mimpi jadi kenyataan tanpa adanya tindakan konkret.?  TIDAK. Iya, dia tahu itu, tapi kenapa kau tak sekali pun memegang pena atau apalah itu untuk menulis sepatah kalimat untuk menjadi sebuah paragraph yang bagus dan menjadi tulisan yang luar biasa. Kenapa.?

Mungkin kau ragu dengan potensimu untuk menjadi seorang penulis. Tapi kau tak mencoba tuk menggali dan mencarinya, apa benar potensiku ada disitu. Sedangkan kau tahu, kau tertarik dengan dunia tulis menulis, kau suka membaca kata-kata indah yang keluar dari mulut orang-orang hebat bahkan kau mempunyai nama dengan arti yang menurut saya ini sebuah petunjuk. Bagaimana tidak.? Kau lahir di dunia ini dengan diberi nama ADIB HILMAN oleh almarhum kakekmu dan disetujui oleh kedua orang tuamu. Mungkin maksud dan tujuan kau diberi nama itu agar kau mampu menjadi seorang penulis atau pengarang hebat kelak. Jika kau tahu Adib, Adib memiki arti yang luar biasa dan pas dengan impianmu yaitu seorang sastrawan, penulis atau pengarang hebat yang memiliki budi pekerti tinggi dan Hilman adalah Kesabaran dan kesopanan. Apa ini bukan petunjuk yang nyata, mulai dari nama, minat akan dunia tulis menulis dan impianmu.?

Manusia paling suka beralasan. Kau bermimpi, tapi kau memberi alasan yang kau buat sendiri sehingga sedikit menghambat tindakan nyatamu. Kau mungkin beralasan dengan tidak adanya fasilitas untuk menulis. Laptop rusak, tidak ada waktu, bingung memulai dari mana, memikirkan jangka waktu yang lama, takut tulisannya jelek (takut gagal). Hey.!! Berhenti mengukur masalah, semua itu bukan masalah atau penghambat yang berarti untuk kau jadikan alasan kalau kau mau mencoba dan memulainya. Semua butuh proses, tidak ada yang instan, jangan kau pikirkan hasil akhir, yang penting kau mau mencoba dan memulainya.

Semua sudah jelas, kau paham dan mengerti bahwa sesuatu tidak akan pernah terwujud hanya dengan mimpi, mimpi tidak akan pernah menjadi nyata tanpa adanya aksi nyata. Kau sadar akan hal itu. Udah saatnya kau ambil penamu untuk memulai merangkai kata satu demi satu, berproseslah. Sedikit demi sedikit lama-lama akan tampak. Hidup ini seperti mendaki gunung, kita tidak akan sampai puncak jika kita tidak mulai berjalan.

AWAL MENULIS

Diawali dengan kekecewaan karena semua rencana tidak sesuai keinginan, jiwa muda yang masih labil ini rentan dengan yang namanya galau, wajar. Pikiran kemana-kemana, kecewa yang berlebihan, update status sok kebijak-bijakan, merasa dipecundangi dunia, baru tahu kalo dunia ini kejam. Oke, kau pemuda yang sedang mencari jati diri. Kau mencari apa kesalahanmu dan kau sedikit demi sedikit menemukan jawabannya. Kau mulai memperbaikinya perlahan.

Bersamaan dengan rasa kecewa itu kau kembali teringat akan mimpimu tuk menulis, kau ingin menyampaikan semua opinimu tentang dunia dan fenomena yang kau alami itu dalam bentuk tulisan. Kau sidikitnya telah mempersiapkan apa yang harus disiapkan tapi semua itu sirna ketika PES (Pro Evolution Soccer) menguasai dirinya. Sejenak dia lupa apa yang akan ia lakukan. Tak sadar waktu terus berlalu hingga pada akhirnya kau benar-benar tak bisa merasakan enak dan nikmatnyanya kasur malam itu. Kau kembali galau dan gak tau apa yang harus kau lakukan.

Akhirnya, bermula dari kekecewaan yang berujung pada kegalauan, kau mampu menggerakkan dirimu tuk memulai sedikit demi sedikit menulis artikel spontan, dengan menceritakan pengalaman dirimu sendiri. Ini langkah yang bagus, ini tidak salah, lanjutkan.! Kau akan merasakan nikmatnya menulis, karena ku yakin kau mempunyai naluri menjadi seorang penulis handal. Aku percaya itu dan  kau pasti mempercayai itu. Terus motivasi dirimu tuk meraih mimpi itu. Jadikan ini langkah awal menuju kesuksesanmu dalam tulis menulis.

Insyallah Amiiinn.
By : Adib Hillman

Disclaimer : Tulisan ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan sedikit memberi unsur memotivasi diri sendiri melalui tulisan. ini mungkin bisa bermanfaat bagi kalian dan menjadi inspirasi bagi sesama pemula atau calon penulis.